Lompat ke konten

Rumah Terapi Luka Batin Terbaik Di Marunda – Selfforgivenesstherapy.com

stress

Stres berkepanjangan dapat mempengaruhi otak manusia dalam berbagai cara:

1. **Produksi Hormon**: Saat mengalami stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang berfungsi mengatur metabolisme, gula darah, tekanan darah, dan berbagai fungsi lainnya yang berkaitan dengan respons terhadap stres¹. Kadar hormon kortisol yang terlalu tinggi dapat mengganggu pengiriman sinyal antarsel, membunuh sel otak, serta menyusutkan area otak yang disebut korteks prefrontal. Area ini berperan dalam ingatan dan proses belajar.

2. **Perubahan Bentuk Otak**: Stres berkepanjangan juga bisa memperbesar ukuran amigdala, yakni bagian otak yang mengatur respons terhadap emosi serta mengendalikan perilaku agresif. Pembesaran amigdala membuat otak lebih mudah terpengaruh oleh stres. Selain itu, stres dapat mengubah bentuk sel-sel astrosit pada otak. Sel astrosit adalah sel yang membersihkan sisa zat kimia pada otak setelah selesai digunakan untuk menghantarkan sinyal.

3. **Pengaruh pada Protein**: Saat berhadapan dengan stres, tubuh memproduksi hormon norepinefrin yang ternyata menghambat produksi protein khusus pada otak yang disebut GluA¹. GluA1 merupakan protein penting yang dibutuhkan untuk pengiriman sinyal pada otak.

Meski demikian, perubahan ini biasanya tidak bersifat permanen dan masih bisa dipulihkan oleh otak. Otak mempunyai kemampuan yang disebut neuroplastisitas, yang membuat otak bisa menyusun kembali jalur saraf yang sebelumnya terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beranda » Artikel » Rumah Terapi Luka Batin Terbaik Di Marunda – Selfforgivenesstherapy.com

Rumah Terapi Luka Batin Terbaik Di Marunda – Selfforgivenesstherapy.com